Cerita Perjalanan: Atas nama sebuah festival (part 02)

Setengah jam perjalanan, sampailah saya dan Patrick di JCC. Antrian panjang menuju pintu masuk sudah menanti, karena kabarnya pintu masuk sudah dibuka dari jam 3 sore. Dan waktu juga sudah menunjukkan pukul 4, sedangkan tiket saya belum ditangan pula! Langsung saja lari ke tempat penukuran ticket, dan disitu juga sudah antri panjang,!!karena buat pembeli online yang berdomisili di luar jakarta, penukaran tiket dilakukan pada hari pertama pertunjukkan. Jadilah semua orang luar kota mengantri pada satu line yang sama. Butuh waktu sekitar 45 menit untuk mencapai ujung antrian penukaran tiket, dan suasana sebuah festival musik akbar juga sudah terbangun dari awal pintu masuk pertunjukkan, karena dari siang tadi beberapa band terpilih tampil di panggungnya Prambors yang berada di sebelah kanan pintu masuk berhadapan langsung dengan food hall, jadi walopun ngantri tiket dan berdiri lumayan lama jadi nggak terlalu lama,walopun hawa panas sangat mendera.Tanpa banyak masalah,dua tiket akhirnya ditangan, dan kita menuju antrian pengunjung yang menuju pintu masuk. Dan nggak seberapa lama kita sudah berada di dalam JCC.

Finnally, here i am, standing inside of JJF. Saya dan Patrick kebingungan mau kemana dulu ya enaknya, karena waktu itu bodohnya saya maupun patrick nggak mengantongi jadwal pertunjukkan hihihi..tapi karena waktu itu juga sudah hampir jam 5 dan orang orang juga sudah berbondong bondong menuju exhibition hall buat siap siap menyaksikan Jason Mraz, y sudah akhirnya saya dan patrick memutuskan untuk langsung ke exhibition hall.

Saya melihat banyak orang berlari berlari menuju exhibition Hall. Yang saya heran masih satu setengah jam lagi Jason Mraz tampil, tapi orang orang sudah berebut masuk ke exhibition hall, dan kebanyakan abg abg yang menyerbu buat mendapatkan posisi paling depan. Nggak terasa sudah satu setengah jam berlalu, lampu kuning diatas panggung mulai menyala, itu biasanya tanda pertunjukkan segera dimulai. Dan safety announcement pun berkumandang, sontak 9000 orang di exhibition hall berteriakk antusias. Nggak lama setelah itu,P-Double muncul as welcoming host. Sebagai bagian dari opening ceremony, Indonesia Raya pun berkumandang di seantero ruangan di bawah komando Mike Mohede, sang Indonesian Idol II. Setelah Indonesia raya berkumandang, P double muncul lagi untuk mem-present the star of tonite, here we come Jason Mraz, dan bergemuruhlah satu ruangan seluas ini dengan histeria penonton!Gila..

Merinding saya mendengarnya..saya merasakan sebuah euphoria luar biasa dari penonton malam itu. Dan mau nggak mau saya juga ikutan histeris ketika Jason mulai naik panggung (hihihi..norak ya??!). Make it mine jadi lagu pembuka malam itu, dan berturut turut dinyanyikanlah 12 lagu hits dari 3 albumnya, sebelum akhirnya Jason mengakhir pertunjukan dengan lagu Butterfly sebagai penutup. Over all, his appearance was great and entertaining. Show malam itu sebenernya keganggu sama celotehan celotehan nggak penting dari abg sebelah saya, yang dalam hati terdalam pengen nabokin abege itu biar tangan nggak pegel hehehe..

jason mraz, afghan dan Humania malam itu

jason mraz, afghan dan Humania malam itu

Selesai pertunjukkan, saya dan patrick dengan susah payah keluar bersama 9000 orang laennya yang memadati exhibition hall malam itu. wuiihh gilaa.ramenya makk!! tujuan selanjutnya adalah, berburu merchandise!!haha..males juga si sebenernya beli merchandise, tapi karena waktu itu ada teman yang nitip minta dibelikan merchandise JJF 2009, ya sudahlah dengan ikhlas hati saya melangkah ke kerumunan orang orang yang sedang berebut dan memilah milah kira kira merchandise mana yang akan mereka beli, akhirnya 2 buah tshirt puth JJF dan tempelan kulkas terbeli malam itu.

Karena rasa lapar yang sudah sangat sangat mendera,kami mengatri di both food and beverages, dan itu juga rame gilaa!! Dengan menu makanan yang cukup beragam mulai dari nasi goreng sampai hamburger, dan masing masing makanan itu berharga 40 ribu rupiah saja duhh!! dan sepertinya memang tidak ada pilihan laen.

Setelah menghabiskan makan malam, kami menjadi saksi kembalinya sang legenda band soul Indonesia malam itu, yaitu Humania. Kurang lebih satu jam ber nostalgia bersama Humania, dengan beberapa lagunya saja yang saya ingat,buat saya sudah sangat cukup untuk memuaskan telinga saya yang akhir akhir ini  haus untuk mendengarkan musik musik soul (ahaha..kayaknya salah masuk konser musik nih, konser jazz ko nyarinya musik soul!!)

Dan nggak terasa udah jam 11 malam lewat aja gitu..karena udah capek juga, maka kami memutuskan untuk pulang dan mengakhiri hari pertama JJF 2009. Sebenarnya ada banyak performer yang ingin sekali saya tonton tapi jadwalnya bertabrakan dengan performer laen, dan nggak enaknya nonton sebuah festival musik ya memang seperti ini, kadang kita harus merelakan menonton satu band favorit kita tanpa harus sampai pada akhir penampilan mereka, karena ada band laen yang ingin kita tonton, kalau jadwal band band itu bertabrakan satu dengan yang laen.

Day 2, April 7th 2009

Hari kedua JJF 2009, petualangan saya mulai dengan lebih awal dibandingkan dengan hari pertama kemaren. Sampai di JCC jam 4-an dan tidak terlihat antreaan panjang di pintu masuk seperti hari pertama kemaren.  Dengan berbekal pengalaman da belajar dari hari pertama kemaren, saya langsung menonton Soulvibe, another soul band that i want to see that nite! Soulvibe tampil di Cendrawasih 1 dan 2, membawakan hampir semua lagunya di album pertama mereka, dan mereka juga berduet dengan Andien sore itu.

Tujuan saya selanjutnya adalah menengok MRA stage, bukan saja karena teman teman sendiri yang tampil ya..tapi saya penasaran dengan apa sih yang ditampilkan di stage ini, dan sore itu di MRA stage, memang tampil Monita dari IP management, dan teman teman Trax FM Jakarta, dan nggak ketinggalan  Pandji duet bareng Stenny dari Hard Rock FM Jakarta, belum selesai acara di MRA stage tersebut saya pindah ke Cendrawasih 1 dan 2, karena di sana Ecoutez tampil, hanya sempat melihat dan mendengarkan beberapa lagu sebelum akhirnya Ecoutez mengakhiri penampilan mereka.

Waktu itu jam sudah menunjukkan pukul tujuh lewat beberapa menit, saya langsung lari ke exhibition hall untuk bersiap menyaksikan penampilan dari RAN!sempet molor setengah jam sebelum akhirnya RAN menyapa kita dengan lagunya warnai malam ini, overall..saya kecewa dengan penampilan RAN malam itu, sumpah..suara mereka nggak sebagus di album mereka dan saya sudah terlanjur high expectation buat RAN. Saya hanya sempat menikmati 4 lagu  dari RAN, sebelum akhirnya saya pindah ke Plennary Hall, karena ada Glenn Fredly disana.

Glenn tampil malam itu tidak dengan lagu patah-hati-nan-super-menyayat hatinya. Tapi tema penampilan Glenn malam itu adalah Tribute to Chrisye, jadi Glenn menyanyikan lagu lagu sepanjang masa nya alm. Chrisye yang di arrange ulang ala soul-funk nya Glenn Fredly, salah satu penampilan yang luar biasa malam itu.

soulvibe,Soulvibe feat Andien, Glenn Fredly and Rayi from RAN on tribute to Chrisye

soulvibe,Soulvibe feat Andien, Glenn Fredly and Rayi from RAN on tribute to Chrisye

Sebenarnya banyak sekali musisi musisi yang saya ingin lihat malam itu, tapi karena (sekali lagi) jadwal mereka bertabrakan dengan musisi lain, dan saya juga enggan beranjak untuk pindah, jadi banyak penampilan dari musisi tersebut saya lewatkan.

Tidak terasa sudah hampir tengah malam, badan juga sudah capekk luar biasa,maka saya memutuskan untuk mengakhiri malam itu. Dan itu berarti malam itu adalah malam terakhir saya menyaksikan festival musik paling akbar di Indonesia tahun ini, karena saya hanya punya tiket masuk sampai hari kedua saja (thanks to my lovely friend, Irina for the ticket..thanks dear) dan itu berarti besok saya harus kembali ke Semarang.

And whatta memorable experiences, hanya dengan beberapa ratus ribu, kita bisa meyaksikan penampilan yang luar biasa dari musisi musisi Indo maupun manca, walopun saya hanya melihat penampilan musisi mainstream non-Jazz, tapi saya puass malam ituh!!hihihi..kapan lagi bisa menyaksikan mereka tampil dalam satu acara, yang performances mereka dikemas dengan apik, didukung dengan lightng dan sound system yang luar biasa.

Ada beberapa notes yang  akan saya simpan untuk pengalaman saya menonton JJF tahun depan. Biar puas menikmati jalannya festival musik ini yang biasanya digelar tiga hari berturut turut, maka saya akan berencana menbeli tiket daily show 3 hari berturut turut hihihi..dan dibeli pas early bird, lumayan bisa dpt harga murah banget, biarpun schedule pasti belum ada. Yang kedua, membawa kamera dengan lensa tele yang cukup, karena di festival ini sangat terbuka untuk mengambil foto. Dan terakhir, duit pastinya hehehe

Nabung..nabung buat JJF tahun depan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s